| DEN MINTA PEMERINTAH KAJI OPSI IMPOR GAS |
|
|
|
| Thursday, 17 June 2010 | |
|
Dewan Energi Nasional (DEN) meminta pemerintah mempertimbangkan opsi impor gas untuk mengganti penggunaan BBM oleh PLN dan industri yang mempunyai pembangkit listrik berbahan bakar gas.
"Penggunaan gas relatif lebih bersih dan karena itu lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan sumber energi fosil lainnya. Ini berarti, penggunaan gas lebih baik untuk kepentingan pembangunan berkelanjutan," ujar Anggota Dewan Energi Nasional Mukhtasor dalam siaran pers kepada detikFinance, Senin (14/6/2010). Selain itu, Muskhtasor mengatakan, DEN meminta pemerintah untuk mengutamakan alokasi gas nasional untuk kepentingan dalam negeri. Karena penggunaan gas di dalam negeri lebih murah dibandingkan penggunaan BBM. "Meskipun harga gas dalam negeri sama dengan harga gas internasional, penggunaan gas masih lebih murah dari pada penggunaan bahan bakar minyak," jelasnya. Menurutnya, sumber daya gas adalah andalan energi dalam negeri untuk pemenuhan kebutuhan saat ini maupun di masa depan. Hal ini terutama karena kebutuhan energi nasional tumbuh relatif besar, di atas 7% per tahun, dan Indonesia sudah mengimpor minyak yang harganya relatif mahal, sementara cadangan minyak nasional makin menipis. "Kami usul, pemerintah meniadakan dan atau meminimumkan penggunaan gas untuk ekspor kecuali untuk kontrak-kontrak jangka panjang yang sudah berjalan, yang jika dihentikan akan memiliki konsekuensi risiko yang lebih besar," tukasnya. (Wahyu Daniel - detikFinance 14/06/2010 21:37 WIB dnl/dnl) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



