PRESS RELEASE

SIDANG ANGGOTA KE-5 DEWAN ENERGI NASIONAL

Monday, 02 August 2010

article thumbnail           JAKARTA, 30/7 - SIDANG DEWAN ENERGI. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin...
Selengkapnya

Another Articles

Pengunjung

Hari ini15
Kemarin61
Minggu ini463
Bulan ini268
Total25268

(C) Fliesenstadt

Masuk Editor






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
SIAP-SIAP, BBM BAKAL DIGANTI BBG PDF Cetak E-mail
Friday, 30 July 2010
 Dewan Energi Nasional (DEN) hari ini baru saja membahas Rancangan Kebijakan Energi Nasional (KEN) untuk 2010-2050 dan mengkaji beberapa isu energi terkini. Adapun salah satu isu energi terkini yang dibahas yaitu mengenai rencana penggantian penggunaan bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG).

Namun menurut Ketua Harian DEN Darwin Zahedy Saleh, untuk substitusi ke penggunaan BBG tersebut diperlukan penyediaan infrastruktur, tata niaga, kebutuhan, dan pengawasan suplai BBG.

"Salah satu isu energi terkini yang dibahas dan masih merupakan pemikiran anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan (AUPK) yaitu substitusi BBM dengan BBG. Perlu penyediaan infrastruktur, tata niaga, kebutuhan, dan pengawasan suplai BBG," tutur Darwin saat konferensi pers usai sidang kelima anggota DEN di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (30/7/2010).
Untuk itu, menurutnya ada beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain pemerintah perlu menyusun kebijakan pemanfaatan gas untuk transportasi yang lebih terintegrasi dan roadmap pengembangan jaringan gas dan SPBG.

Selain itu, pemerintah dinilai perlu mereposisi BUMN terkait penyediaan energi nasional agar dapat mengendalikan BUMN tersebut dalam penyediaan energi nasional.  Adapun BUMN yang dimaksud adalah PT PLN, PT PGN, PT Pertamina, dan PT Bukit Asam.

"Selain itu juga perlu memperkuat koordinasi berbagai sektor dari Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, dan Pemerintah Daerah, serta memastikan ketersediaan dana untuk pembangunan infrastruktur BBG," paparnya.

Guna mendorong peningkatan efisiensi menurutnya mekanisme spesifik yang diperlukan yaitu pemerintah perlu mengembangkan mobil listrik dengan menggunakan energi angin, matahari, dan nuklir yang menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan menggunakan BBM. Selain itu, dia mengatakan, subsidi BBM secara bertahap dikurangi dan diupayakan BBM nonsubsidi pada 2014.( Jum'at, 30 Juli 2010 - Wilda Asmarini – Okezone Ilustrasi. Foto: Koran SI )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Profil Dewan Energi Nasional

Friday, 08 May 2009

article thumbnailORGANISASI DEWAN ENERGI NASIONAL   PIMPINAN A. KETUA : PRESIDEN B. WAKIL KETUA : WAKIL PRESIDEN C. KETUA  HARIAN  : MENTERI ENERGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Selengkapnya

Visi dan Misi DEN

Friday, 23 October 2009

VISI DEN   TERWUJUDNYA  KETAHANAN ENERGI GUNA MENDUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL BERKELANJUTAN   
Selengkapnya

TUPOKSI DEN

Sunday, 10 May 2009

article thumbnail    Tugas Pokok Dewan Energi Nasional 1. Merancang dan merumuskan Kebijakan Energi Nasional Ketersediaan energi untuk kebutuhan nasional Prioritas pengembangan energi  ...
Selengkapnya

ARTIKEL ENERGI

Economic Challengges: Indonesia Raja Energi Biofuel diDunia

Saturday, 14 March 2009

article thumbnail Diperkirakan cadangan energi fosil kita akan habis dalam jangka waktu 40 tahun kedepan dan akan terjadi krisis energi didunia, lantas upaya apakah yang dilakukan oleh negara-negara didunia untuk mengatasi krisis energi ini…??? Adanya kesepakatan “80:20″  diantara negara-negara  didunia  yang artinya negara tersebut harus bisa mengurangi gas emisi buangannya...
Selengkapnya

Artikel Energi Lainnya

    Who's Online

    Saat ini ada 6 tamu online