PRESS RELEASE

SIDANG ANGGOTA KE-5 DEWAN ENERGI NASIONAL

Monday, 02 August 2010

article thumbnail           JAKARTA, 30/7 - SIDANG DEWAN ENERGI. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin...
Selengkapnya

Another Articles

Pengunjung

Hari ini15
Kemarin61
Minggu ini463
Bulan ini268
Total25268

(C) Fliesenstadt
Dirut PLN : Diperlukan Rp 80 Triliun per Tahun Untuk Pengembangan Infrastruktur Kelistrikan PDF Cetak E-mail
Wednesday, 28 October 2009
JAKARTA. Direktur Utama PT PLN (Persero), Fahmi Mochtar memperkirakan kebutuhan dana untuk pengembangan infrastruktur kelistrikan mencapai sekitar Rp 80 triliun per tahun dengan laju pertumbuhan sekitar 9%. Pertumbuhan 9% tersebut untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi sekitar 6%.

”Untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi sebesar 6% PLN harus siap membangun infrastruktur kelistrikan dengan pertumbuhan sekitar 9%, atau jika diterjemahkan dengan besaran listrik kira-kira sekitar 5.000 MW per tahun ditambah dengan biaya pembangunan transmisi dan jaringan distribusi, yang memerlukan dana sekitar Rp 80 triliun per tahun," ujar Dirut PT PLN (Persero) usai apel peringatan Hari Listrik Nasional ke-64 di Jakarta, Selasa (27/10).
 
Setelah 64 tahun Indonesia merdeka, rasio elektrifikasi nasional mencapai sekitar 65% dengan daya tersedia sekitar 30.000 MW (25.000 MW disediakan PLN dan sisanya swasta). Dirut PLN Fahmi Mochtar menilai, kondisi kelistrikan saat ini sebenarnya berada pada kondisi surprise demand, artinya masih banyak masyarakat yang sebenarnya membutuhkan pasokan listrik lebih namun tertahan karena ketidakmampuan PLN dalam hal penyediaan daya tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional, lanjut Fahmi, pemerintah akan meningkatkan potensi panasbumi untuk pembangkit. Selain untuk meningkatkan pasokan daya listrik, panasbumi merupakan sumber energi yang murah dan lebih ramah lingkungan. Potensi panasbumi yang dimiliki Indonesia diperkirakan mencapai 27.000 MW dan pemanfaatannya saat ini baru mencapai 1.000 MW. Program Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik 10.000 MW tahap II direncanakan pemanfaatan potensi panasbumi mencapai 48% atau sekitar 4.733 MW. Sisanya adalah batubara (26%), gas (14%) dan tenaga air (12%).
 
Berikutnya >
Profil Dewan Energi Nasional

Friday, 08 May 2009

article thumbnailORGANISASI DEWAN ENERGI NASIONAL   PIMPINAN A. KETUA : PRESIDEN B. WAKIL KETUA : WAKIL PRESIDEN C. KETUA  HARIAN  : MENTERI ENERGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Selengkapnya

Visi dan Misi DEN

Friday, 23 October 2009

VISI DEN   TERWUJUDNYA  KETAHANAN ENERGI GUNA MENDUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL BERKELANJUTAN   
Selengkapnya

TUPOKSI DEN

Sunday, 10 May 2009

article thumbnail    Tugas Pokok Dewan Energi Nasional 1. Merancang dan merumuskan Kebijakan Energi Nasional Ketersediaan energi untuk kebutuhan nasional Prioritas pengembangan energi  ...
Selengkapnya

BERITA INTERNASIONAL

Jepang Masih Mengandalkan Impor Batubara Indonesia

Friday, 05 June 2009

article thumbnail NUSA DUA.Jepang masih mengandalkan impor batubara dari Indonesia. Bahkan dalam beberapa tahun belakangan volumenya mengalami peningkatan yang tajam. Selain akibat ketidakstabilan pasokan dari China, impor batubara dari Indonesia ke Jepang lebih menguntungkan dari sisi angkutan laut...
Selengkapnya