DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Anggota DEN Bahas Pengendalian Subsidi BBM

17 Agustus 2022 Berita

Jakarta, 16/8/2022. Anggota DEN Satya Widya Yudha hadir menjadi narasumber di acara Economic Challenges yang disiarkan oleh Metro TV dengan tema Kuota Subsidi BBM Jebol?.

Satya menyampaikan bahwa pengendalian distribusi BBM menjadi sangat penting karena merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam mengurangi kuota subsidi energi agar tidak membebani APBN.

Pola sistem distribusi terbuka menjadi salah satu penyebab subsidi BBM tidak tepat sasaran sehingga strategi untuk menggunakan aplikasi My Pertamina bisa menjadi solusi yang baik.

Pria yang pernah menjadi Anggota DPR RI ini juga menegaskan bahwa pengendalian distribusi BBM harus menjadi fokus Pemerintah ke depan sehingga ketika apabila terjadi penambahan kuota BBM akan lebih terkontrol.

"Selain pengendalian, perlu adanya revisi Perpres No. 191 Tahun 2014 karena di dalam revisi akan dijelaskan kategori yang berhak mendapatkan subsidi energi", tambah Satya.

Revisi Perpres No. 191 Tahun 2014 juga harus menjelaskan bahwa Pertalite adalah BBM penugasan, karena dalam Perpres tersebut hanya mengatur tentang Premium. 

Satya juga berpendapat bahwa perilaku masyarakat yang efisien dalam berkendara menjadi salah satu faktor kunci untuk mengurangi kuota BBM subsidi.

"Masyarakat harus menyadari bahwa BBM yang dikonsumsi selama ini merupakan barang mahal dan sampai saat ini masih disubsidi oleh Pemerintah", jelasnya.

Selain itu, kendaraan listrik dan konversi BBM ke BBG juga bisa menjadi solusi jangka panjang supaya BBM subsidi tidak melebihi kuota.

Senada dengan Satya, Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman menyampaikan bahwa sistem pengendalian pola distribusi BBM merupakan solusi terbaik dalam mengatur subsidi BBM agar tepat sasaran.

Anggota Komisi XI DPR RI Muhamad Misbakun menyatakan optimis kuota BBM subsidi tidak akan jebol apabila Pemerintah mampu menekan pertumbuhan penduduk dan ekonomi, selain dari memperbaiki sistem pengendalian pola distribusi BBM.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal menyampaikan bahwa pengendalian pola distribusi harus dimulai dari sekarang sehingga tahun depan diharapkan kuota BBM subsidi tidak jebol. (Teks: MM, Infografis: OT, Editor: DR)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.