DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Webinar Nuclear As An Engine For Economic Growth

29 November 2022 Berita

Jakarta, 28/11/2022. Menteri ESDM Arifin Tasrif yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal DEN Djoko Siswanto memberikan keynote speech pada webinar Nuclear As An Engine For Economic Growth yang diselenggarakan The Woman in Nuclear (WIN) Indonesia.

Hadir pada acara ini, Anggota DEN As Natio Lasman, President of Woman in Nuclear Indonesia Tri Murni Soedyartomo, COO PT Thorcon Power Indonesia Bob S. Efendi, dan Senior Nuclear Expert and Import Specialist FANR Eva Gyane, serta dipandu oleh moderator Founder of National Battery Research Institute (NBRI) Evvy Kartini.

Djoko Siswanto yang kerap disapa Djoksis menyampaikan, "Peran nuklir sebagai teknologi rendah karbon diterima secara luas oleh banyak negara, filantropis dan bahkan beberapa LSM lingkungan, yang mengakui peran energi nuklir dalam memenuhi komitmen emisi nol bersih."

Lebih lanjut, Djoksis mengungkapkan,
Untuk mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), maka perlu segera melakukan langkah-langkah strategis, penyelesaian dan penetapan Rancangan Peraturan Presiden tentang Pembentukan Komite Pelaksana Program Energi Nuklir, penyelesaian dan penetapan Rancangan Undang-Undang EBET, penyelesaian dan penetapan Instruksi Presiden terkait go nuclear, dan sosialisasi hasil studi kelayakan terkait nuklir ke masyarakat khususnya pada wilayah-wilayah yg potensial dibangun PLTN".

Senada, As Natio Lasman menjelaskan Peraturan Pemerintah No 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional berdasarkan prinsip, "Untuk memaksimalkan penggunaan energi terbarukan dengan memperhatikan tingkat keekonomian, meminimalisir penggunaan minyak bumi, optimalisasi penggunaan gas bumi dan energi baru, serta menggunakan batubara sebagai andalan pasokan energi nasional".

"Mengupayakan lingkungan hidup yang nyaman merupakan suatu keniscayaan, baik secara nasional maupun internasional, sampai dengan tahun 2040 pengoperasian PLTN adalah untuk menggantikan 8 GW pembangkit listrik yang bersumber dari batubara, dan memenuhi kebutuhan listrik, khususnya untuk industri yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional", pungkas Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan Teknologi ini. 

Sementara itu, Tri Murni menyampaikan tujuan kegiatan adalah untuk mendapatkan pengalaman dalam pembangunan PLTN dan mempelajari Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO). 

Selain itu, Bob menjelaskan pengembangan energi baru terbarukan perlu dilakukan secara bertahap, dengan juga mempertimbangkan tingkat keekonomian yang kompetitif. (Penulis: TR, Perancang Grafis: MB, & Editor: DR).

Bagikan berita ini


© 2016 - 2023 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.